Minggu, 08 September 2013

Susahnya mencari judul SKRIPSI

Assalamualaikum..

Setelah menjalani yang namanya KKN, sebagai mahasiswa tingkat akhir kami punya kewajiban termasuk saya untuk mengerjakan yang namanya SKRIPSI.. Seperti yang dikatakan La Bio Silibio dalam bukunya yang saya temukan ditumpukan Kardus mengatakan bahwa Skripsi adalah Tugas Akhir mahasiswa yang harus dikerjakan jika ingin lulus dimana prosesnya meliputi Pengajuan Judul, Pembuatan Proposal, Melakukan Penelitian, hingga menulisnya menjadi sebuah Buku Tebal dengan cover sebuah Logo kampus.

Jadi, hal pertama yang harus dilakukan dalam membuat SKRIPSI adalah mengajukan judul. Yang menjadi pertanyaan adalah “dimana kita harus mengajukan Judul?  apakah pada seorang sutradara, atau kepada seorang produser?” entahlah! sebaiknya kita tanya kepada rumput yang bergoyang. Setelah diselidiki oleh pihak kepolisian, tempat kita Mengajukan Judul  adalah kepada Dosen Pembimbing.

Ternyata mengajukan sebuah judul kepada dosen pembimbing, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan tapi sesulit membalikkan telapak kaki. Itulah yang saya alami karena mencari sebuah judul yang tepat itu sangat sulit, awalnya judul yang saya ajukan adalah “Putih Abu-Abu” tetapi judul itu ditolak alasannya adalah karena judul itu tidak sesuai dengan disiplin ilmu saya sebagai seorang mahasiswa kehutanan. Alasan kedua judul itu ditolak adalah karena judul itu sudah dipakai sebagai judul sebuah sinetron. Alasan Ketiga adalah karena judul sebuah skripsi biasanya terdiri dari sebuah kalimat.

Dengan mempertimbangkan alasan tersebut, maka saya mengganti judul yang sesuai dengan disiplin ilmu saya, judul yang belum dipakai orang lain, dan judul yang terdiri dari beberapa kata yaitu “Pengaruh Muntah Kucing Terhadap Pertumbuhan Pohon”. Tapi ternyata judul itu ditolak tanpa alasan yang jelas.

Setelah bertapa selama 30 hari dan berpuasa dibulan ramadhan, akhirnya teman saya menemukan 2 judul baru untuk saya. Dan saya yakin judulnya pasti diterima,  Judul yang pertama yaitu “Perlakuan Tidak Senonoh Tanaman Jati (Tectona grandis) dibawah Tegakan Pinus (Pinus Mercusi)" dan judul yang kedua yaitu ”Pengaruh Senyum Rayap Terhadap Pola pertumbuhan Tanaman Jati”.

Apakah kedua judul itu akan diterima?? Kita tunggu cerita selanjutnya...


Wa salam..

Minggu, 18 Agustus 2013

CERsPEN (CERita sangat PENdek): “Ku SAYANG ki Ade!!” (Sebuah Kalimat Penuh Makna)

Jumat 16 Agustus 2013 adalah hari dimana Ponsel putihnya tidak berdering lagi. Tidak seperti hari-hari sebelumnya, suara nada dering sudah menjadi alunan musik dalam aktivitasnya yang membuatnya selalu tersenyum dan bersemangat. Namun dihari itu ia merasa tuli ketika teman kecilnya bisu, membuat dia merasa ada sesuatu yang hilang dari hidupnya.

Apakah ini sebuah Cobaan dari Tuhan?” bisiknya dalam hati, sembari memainkan jarinya diatas barisan tombol Ponsel dengan harapan suara itu bisa terdengar kembali. Suara yang bukan hanya bisa didengar dari sepasang telinga, tapi juga bisa didengar dari lubuk hatinya yang dalam.

Tiba-tiba ia diam termenung, bukan karena lapar ataupun karena rasa kantuk, melainkan karena pesan singkat (atau yang dikenal dengan SMS) yang ia temukan dari tumpukan kotak pesan ponselnya. “Ku SAYANG ki ade!!” adalah sepenggal kalimat itu, kalimat pendek yang dianggapnya penuh makna. Kata SAYANGnya itu seperti Kata yang paling indah diantara semua kata yang ada, seperti kata yang paling tulus dari semua kosa kata didalam kamus, seperti kata yang paling murni ibarat air di dalam telaga pegunungan.

Ingin ia mengirim kembali pesan itu kepada Rarah, gadis manja yang menjadi pujaan hatinya. Tapi dia mengurungkan niatnya karena ia merasa Rarah tak ingin membaca kalimat pendek itu. Ponsel itupun ia simpan rapi dan berusaha memejamkan matanya dengan harapan agar perasaannya bisa lebih tenang. Bukan perasaan tenang yang ia dapat, melainkan perasaan yang tak menentu, bagai sebuah kapal yang di guncang badai kesedihan dan kekhawatiran.

Ditengah-tengah perasaan itu, tiba-tiba ia tersadar dari tidur lelapnya, ternyata ia hanya sedang bermimpi. Tapi ia percaya mimpi itu nyata.

---------------------------- The End--------------------------

Catatan:
Sebenarnya itu cerita apa?? Nda jelas skali (kaya pernah saja jelas).. Tapi biar mi, siapa tau ada yang tersentuh dengan ceritanya.. jadi jangan ko ejek nah, karna saya bukan J. K. Rowling yang pintar buat cerita, bukan ka juga W.S Rendra yang pintar merangkai kata-kata.. Okeyyyyy!! Satu kalimat untukmu “Ku SAYANG ki ade!!” :D
Wa Salam.. 

Rabu, 14 Agustus 2013

KKN lagi.. KKN lagi..

Akhirnya ada mi lagi kesempatanku untuk menulis di blog,, ditulisanku sebelumnya saya bercerita tentang KKN tapi saya belum bisa cerita banyak karena waktu itu saya belum rasakan yang namanya KKN. Nah, ditulisan ku ini mi saya akan cerita tentang pengalaman saya selama KKN kurang lebih 2 bulan (padahal 43 hari ji). Langsung Saja ke TKP...
Pettalandung...
Dari kata di atas, apa yang terlintas di fikiran ta?? Apakah sejenis makanan ringan, atau salah satu nama Artis (adakah?), atau apa?? Pettalandung itu mi nama desa saya di tempatkan KKN. Salah satu desa di Kecamatan Malangke, Kab. Luwu Utara yang memiliki jumlah penduduk kurang lebih, kurang lebih berapa dich , lupa. Yang jelas ada ji penduduknya.

Mata pencaharian penduduk di Pettalandung, mayoritas sebagai petani jagung. Walaupun selama disana tidak pernah saya makan jagung (aneh). Sebenarnya bingung ka juga mau cerita apa, jd akhirimi dulu dich, lain kali pi lagi, Liat mi sj foto-foto dibawah.. (tidak perlu tunduk kebawah)


                        

Jalan Desa yang susah Move On



Salah Satu Jembatan Di Desa Pettalandung (Perhatikan Jembatannya, jangan Liat yang lain)


kalau yang ini kantor desanya



Salah satu rumah warga beserta kebun jagungnya (lagi-lagi saya mau bilang, saya tidak makan jagung disana)





ini mi orang-orang yang berKKN di Pettalandung, keren-keren toch!! Dan bisa di liat siapa paling Tampan di situ (Ehem,, :D)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes